#

Selasa, 29 Juni 2010

GEMURUH CITA-CITA PERJUANGAN


Oleh: Fahri Hidayat

Kesabaran merupakan hal terpenting untuk mencapai keberhasilan dalam berbagai hal. Termasuk dalam dunia dakwah dan perjuangan. Sesuatu yang besar tidak dapat diraih dalam sekejap, di butuhkan kesabaran dan keistiqomahan dalam menggapainya.

Seorang pendaki yang hampir mencapai puncak gunung, namun sudah menyerah sebelum berhasil mencapai puncak belum bisa dikatakan sukses menaklukan gunung. Artinya, kesabaran dalam menit-menit terakhir perjuangan terkadang menjadi sebuah titik penentu sebuah keberhasilan.

Ketergesa-gesaan untuk mencapai keberhasilan justru akan menjadi bumerang. Keberhasilan bukan disebut dengan keberhasilan jika didapatkan dengan sekejap. Keberhasilan menjadi sesuatu yang membanggakan karna ia diraih melalui sebuah proses yang berliku. Orang indonesia akan merasa sangat bangga ketika berada di menara eifel. Kebanggaan itu disebabkan karena proses berliku yang dijalani hingga sampai kesana. Namun bagi orang perancis, apalagi masyarakat sekitar, berada di menara eifel adalah hal yang biasa. Itulah arti dari sebuah proses.

Alloh apabila menghendaki sesuatu hanya tinggal mengakatan “jadilah” maka sesuatu itupun akan jadi. Namun Alloh menciptakan bumi ini dalam waktu 6 hari walaupun sebenarnya dengan kemahakuasaannya mampu menciptakanya dalam sekejap. Pelajaran yang bisa kita ambil dari sini adalah sebuah proses.

Dalam dunia dakwah, kita terkadang tidak sabar untuk ingin cepat meraih tujuan akhir. Ketergesa-gesaan itu bahkan bisa menjadi sebuah bumerang bagi dakwah itu sendiri. Dakwah tidak cukup hanya dengan satu tahun atau dua tahun. Nabi Muhammad saja dalam mengemban misi dakwahnya memerlukan waktu 10 tahun untuk pembinaan masalah aqidah. Kesabaran merupakan harga mati dalam sebuah perjuangan.

Usaha-usaha kecil yang kita lakukan dalam setiap aktifitas dakwah kita suatu saat akan mengkristal menjadi sebuah keberhasilan. Walalupun mungkin kita tidak sempat melihat keberhasilan itu, namun yang terpenting kita ikut mengambil bagian dalam prosesnya. Bagaimanapun juga gedung pencakar langit yang tinggi menjulang dan megah tetap merupakan kumpulan dari butir-butir pasir yang kecil.

Sebagai seorang muslim, kita tentu sangat menginginkan kejayaan islam di muka bumi ini. Di bentuknya ormas dan partai islam semuanya berujung pada tujuan ini. Namun yang menjadi masalah terkadang adalah ketidaksabaran dalam menjalani proses itu. Sehingga ada kesan seakan partai islam cenderung menghalalkan segala cara untuk merealisasikan tujuannya.

Yang terpenting adalah, lakukanlah apa yang saat ini bisa kita lakukan untuk perjuangan ini. Jangan menunggu nanti ataupun esok. Apa yang ada sekarang sudah cukup untuk memulai. Mulailah bergerak, maka kita akan selalu mendapatkan inspirasi dan ide-ide baru seiring dengan keaktifan kita dalam berjuang. Dan sabarlah, kemenangan islam adalah sebuah kepastian. Yang tidak pasti adalah apakah kita merupakan bagian dari kemenangan itu atau sebagai penonton. Maka jangan sampai kita berdiri diatas ketidakpastian. Mulailah dari hal-hal sederhana yang bisa kita lakukan saat ini. Andaikata kita tidak sempat menyaksikan hasil akhir dari perjuangan dakwah ini, yang penting kita sudah memiliki sebuah investasi yang selalu mengembang. Ingatlah, sebuah batu hancur bukan karena pukulan ke seratus. Tapi karena 99 pukulan yang mendahuluinya. Wallohu A`lam bis shawab. (sumber: http://fahrihidayat.blogspot.com)